Jumat, 01 Oktober 2021

Dongeng Lucu Biji Buah Misterius

Biji Buah Misterius

oleh : Andi Dwi Handoko

Jon Koplo, siswa Sekolah Dasar kelas dua ini senantiasa ingat hikmah ibunya “Kalau ada sesuatu yang tidak kamu ketahui, segera tanya sama Pak Guru atau Bu Guru”. Sepertinya, hikmah ibunya tersebut terekam bersahabat di memori Koplo. Maka tak ayal, setiap pelajaran, anak yang paling banyak tanya di kelas tak lain yakni Jon Koplo.
Suatu hari, Koplo dan sobat-temannya diajak gurunya ke lapangan bersahabat sekolahnya untuk olahraga. Di lapangan hijau berumput itulah, anak-anak dibebaskan berolahraga oleh gurunya. Ketika olahraga telah final, bawah umur dibimbing untuk kembali  ke sekolah. Ketika akan keluar lapangan, Koplo memperhatikan di antara rerumputan ada sesuatu yang mengusik pandangannya.
Ia pun mengambil benda tersebut. Ia mengamati benda yang mirip biji buah tersebut dengan saksama bak seorang peneliti.
“Plo, ayo nanti ketinggalan,” teriak temannya dari jauh.
“Iya, nanti dahulu,” jawab Koplo sambil asyik memperhatikan benda yang ada di tangannya.
“Ini biji apa ya?” batin Koplo.
Karena telah ditinggal, Koplo pun secepatnya berlari mengejar-ngejar temannya dan menyimpan benda yang ditemukannya di saku celana olahraganya.
Sampai di sekolah, dia secepatnya mencari wali kelasnya Bu Lady Cempluk.
“Bu... Bu Cempluk....!!”
“Ada apa, cah anggun?”
“Anu Bu, anu... .”
Sik... sik... tarik napas dahulu, aja menggeh-menggeh!”
“Ini Bu, Koplo mau tanya, ini biji buah apa Bu? Tadi Koplo mengambilnya di lapangan. Di sana masih ada banyak banget, Bu. Kalau ditanam bisa berkembang apa nggak? Buahnya enak enggak?” tanya Koplo nerocos sambil memperlihatkan biji misteriusnya kepada Bu Cempluk.
“Ooalah.. Plo ... Koplo...!! Ini bukan biji buah, jikalau ditanam juga nggak bakalan berkembang, soalnya ini kotoran kambing alias srinthil wedus.”
“Ha...? Srinthil...? Kotoran kambing?”
Serta merta Koplo pribadi membuang biji misteriusnya, sambil berlari mencari air untuk cuci tangan.

Dimuat di rubrik Ah Tenane, Solopos, Senin, 14 September 2015